Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2020
1 Once, someone has confessed their feelings to me. It happened two years ago. I turned him off. In a bad way. But this is the beginning. Awalnya berjalan normal, dia mengungkapkan apa yang dia rasa. Gue masih aneh-aneh bingung. Hah? Kok? Tapi yang gue rasa malah gue takut. Kaya gak bisa. Gak tau kenapa. Seinget gue, kayanya sikap gue terlalu negatif seperti ngebuat dia "you are bad". Tapi yang paling gue inget adalah "gue pernah ketemu pacarnya dan i see how she look at him" dan itu yang bikin gue gak tega (I didnt tell him this). Saat itu. Masih naif. Sampai saat gue ulang tahun, dia ngucapin lewat temen gue. Dari situ langsung ngerasa "Deg". Setelah apa yang gue lakuin tapi dia masih mau ngucapin. Mulai lah penyesalan. Ya namanya manusia kan ya, orangnya udah pergi dulu baru ngeh. I have a feeling for him. Tapi saat itu kayanya dia udah balik lagi sama pacarnya dan bahagia sampe sekarang. Sedangkan gue disini kerjaannya masih wondering dan ...